YAYASAN SWANA SANTA PALANG BIRU
    RUMAH SAKIT PALANG BIRU KUTOARJO
    Jl. Marditomo No. 17 Kutoarjo Purworejo | Call (0275) 641425, 641650 | Ambulance (0275) 641428
    E-mail : rspb_kta@yahoo.co.id | Nomor Layanan Pengaduan : 0812 2909 6818 (Whatsapp)

HIPERTENSI GESTASIONAL (Ancaman Tersembunyi di Kehamilan)

Apa Itu Hipertensi Gestasional?

Hipertensi gestasional adalah tekanan darah tinggi yang muncul setelah usia kehamilan 20 minggu pada ibu hamil yang sebelumnya tidak memiliki riwayat hipertensi. Kondisi ini berbeda dengan preeklampsia karena tidak disertai adanya protein dalam urin atau kerusakan organ lainnya—namun tetap harus diwaspadai.

Mengapa Berbahaya?

Walaupun seringkali tidak menunjukkan gejala, hipertensi gestasional bisa berkembang menjadi preeklampsia, yang dapat membahayakan ibu dan janin. Risiko seperti pertumbuhan janin terhambat, kelahiran prematur, hingga solusio plasenta dapat terjadi bila tidak ditangani.

Faktor Risiko:

  • Kehamilan pertama
  • Kehamilan ganda (kembar)
  • Riwayat hipertensi atau preeklampsia
  • Obesitas
  • Usia ibu di atas 35 tahun

 Mitos vs Fakta Hipertensi Gestasional

? Mitos 1: Hipertensi gestasional hanya terjadi pada wanita yang sebelumnya punya tekanan darah tinggi.

? Fakta: Banyak ibu hamil yang sebelumnya sehat bisa mengalami hipertensi gestasional, terutama pada kehamilan pertama atau kehamilan ganda.

 

? Mitos 2: Hipertensi gestasional tidak berbahaya karena akan hilang setelah melahirkan.

? Fakta: Meskipun biasanya hilang setelah persalinan, hipertensi gestasional bisa berkembang menjadi preeklampsia dan meningkatkan risiko komplikasi serius bagi ibu dan janin.

 

? Mitos 3: Jika tidak ada gejala, maka tidak perlu khawatir.

? Fakta: Hipertensi gestasional sering tidak menimbulkan gejala jelas, jadi penting melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin saat hamil.

 

? Mitos 4: Menghindari garam sepenuhnya bisa mencegah hipertensi gestasional.

? Fakta: Mengurangi asupan garam bisa membantu, tapi hipertensi gestasional juga dipengaruhi oleh faktor genetik, hormonal, dan gaya hidup—bukan hanya konsumsi garam.

 

? Mitos 5: Hanya ibu yang terpengaruh, bukan bayinya.

? Fakta: Hipertensi gestasional bisa menyebabkan pertumbuhan janin terhambat, kelahiran prematur, hingga gangguan plasenta—jadi bayi juga berisiko.

Gejala yang Perlu Diwaspadai:

  • Tekanan darah ≥140/90 mmHg
  • Sakit kepala hebat
  • Pandangan kabur
  • Pembengkakan tangan dan wajah
  • Nyeri pada perut bagian atas

Cara Pencegahan dan Penanganan:

  • Rutin kontrol kehamilan
  • Menjaga berat badan ideal
  • Konsumsi makanan rendah garam dan tinggi nutrisi
  • Cukup istirahat dan hindari stres
  • Bila perlu, dokter akan memberikan obat penurun tekanan darah yang aman untuk ibu hamil

Hipertensi gestasional memang sering tersembunyi tanpa gejala, tapi dampaknya bisa serius jika tidak ditangani. Edukasi dan pemeriksaan rutin adalah kunci agar ibu dan bayi tetap sehat hingga persalinan. Konsultasikan selalu kehamilan Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan.

Di RS Palang Biru Kutoarjo terdapat Klinik Kebidanan dan Penyakit Kandungan (Obstetrics and Gynaecology) yang dilayani oleh 2 orang Dokter Spesialis Obsgyn, yaitu

  1. dr. Theresia Jasinta Manu, Sp. OG (K) praktek hari Senin, Rabu dan Kamis mulai pukul 13.00 WIB s.d. selesai
  2. dr. Refial Mizan, Sp. OG praktek hari Selasa, Jumat dan Sabtu mulai pukul 09.30 WIB s.d. selesai.

Meskipun RS Palang Biru Kutoarjo adalah rumah sakit swasta, pasien tidak perlu khawatir atau takut untuk periksa karena mutu pelayanan di RS Palang Biru Kutoarjo telah terakreditasi PARIPURNA oleh KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit).

RS Palang Biru Kutoarjo dapat melayani pasien yang terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan serta perusahaan asuransi lainnya, antara lain Sinar Mas, Prudential, AdMedika, KAI, BNI Life dan masih banyak lagi.